Masalembu-Kominfo News Room : Kapal Perintis KM Padi jurusan Masalembu-Kalianget tidak berani berangkat, karena mengalami kerusakan spart panel listrik yang ada di kamar mesin kapal tersebut terbakar. Namun kurang lebih 50 orang penumpang tetap memaksa berangkat walau harus menanggung resiko. Menyikapi hal ini pihak Nakhoda KM Padi dan Kantor Syahbandar Kecamatan Masalembu mengadakan pertemuan dengan seluruh calon penumpang tersebut. Dari hasil pertemuan itu, menurut Romli salah seorang pegawai Kantor Syahbandar Kecamatan Masalembu, telah disepakati bahwa jika KM Padi yang diberangkatkan dari pelabuhan Masalembu menuju Kalianget pada Senin kemarin (02/04) pukul 17.00 WIB itu ternyata mengalami gangguan yang berakibat fatal pada penumpang, maka pihak penumpang tidak akan menuntut pihak Syahbandar maupun nakhoda KM Padi, dengan menanda tangani surat pernyataan siap menanggung segala risiko diatas kapal. Hal ini dilakukan karena sebanyak 50 orang penumpang itu mendesak dan memaksa KM Padi untuk berangkat, sehingga kapal perintis tersebut terpaksa harus berangkat, walau kondisi yang sangat riskan ini akan mempengaruhi kemudi diatas kapal itu sepenuhnya tidak dapat berfungsi. ( JuP-34, Esha )