Media Center, Selasa ( 05/09 ) Kapal pesiar tiang tinggi Starclipper kembali buang jangkar di perairan Pantai Sembilan Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep dengan membawa 98 orang wisatawan asing yang berasal dari berbagai negara yaitu, Australia, Brazil, Canada, Swiss, Jerman, Spanyol, Inggris, Selandia Baru, Filiphina, Amerika dan Indonesia.
Kunjungan kapal pesiar kali ke-8 di Tahun 2017 ini mengunjungi Museum Keraton Sumenep, Masjid Jamik Sumenep dan Makam Raja-raja (Asta Tinggi) Sumenep serta sebagian lainnya menikmati keindahan Pantai Sembilan, namun yang berbeda kali ini adalah kedatangan mereka membawa crew
Televisi Record Channel dari Brazil yang berjumlah 6 orang yang datang khusus untuk meliput kesenian tong-tong dan tari tradisional Sumenep, kelompok kesenian ini masing-masing adalah group musik tong-tong "Potre Koneng", sangggar tari "Mekar Sare" dan group kleningan "Sinar Harapan" Desa Paberasan.
Selain meliput beberapa kesenian tersebut, wisatawan ini juga mengunjungi beberapa home industri seperti: pembuatan Batik di Desa Pakandangan, pembuatan Keris di Desa Aeng Tong-tong serta pembuatan perahu di Kecamatan Saronggi. Tidak sampai disitu, mereka juga melihat langsung pembuatan kuliner khas Pulau Giligenting yaitu pembuatan gula aren dan kue bapel.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si mengatakan, ada sebuah perkembangan positif dari kunjungan kapal pesiar yang ke-8 di Tahun 2017 ini, mitra kami yaitu pihak Destination Asia mengatakan berminat untuk memperpanjang kontrak kedatangan kunjungan kapal pesiar di Sumenep untuk dua tahun kedepan. ( AL/TF )