Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-07-2018
  • 708 Kali

Karya Batik Di Sumenep, Kualitasnya Perlu Ditingkatkan

Media Center, Rabu ( 25/07 ) Makin dikenalnya batik Madura, khususnya Sumenep, yang tidak hanya di dalam negeri, namun hingga keluar negeri itu harus terus menjadi perhatian serius pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya.

Pelaku batik di Sumenep, Didik Hariyanto, kepada Media Center, Rabu (25/07) mengaku pentingnya upaya para pengambil kebijkan, khususnya di Kabupaten Sumenep ini, agar terus meningkatkan mutu, kualitas dan kuantitas batik dengan memperbanyak pembatik di Sumenep, karena selama ini permintaan batik khas Sumenep cukup tinggi.

“Yang sangat urgent saat ini, bagaimana meningkatkan kualitas dan kuantitas batik Sumenep, agar permintaan batik bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Diakui pemilik Padepokan Batik Canteng Koneng di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep ini, jika minat masyarakat untuk menjadi pengrajin batik yang baik perlu terus dipicu, sehingga peluang semakin terbuka lebar, sekaligus mengikis pengangguran.

Sebab, diakui pembatik yang sudah melanglang buana di berbagai event batik, mulai di Madura hingga tingkat nasional ini, jika hanya berkutat di pelatihan dan pemasaran kali ini sudah bukan saatnya. Namun, harus ada tindak lanjutnya, bagaimana meningkatkan minat pembatik untuk terus berkarya lebih tekun lagi, karena sangat dibutuhkan saat ini.

“Permintaan batik kemari sangat banyak, sementara karya produksi yang dihasilkan dari para pembatik masih kurang,” tandasnya.

Karena itu Didik mengaku, akan membina anak-anak muda untuk belajar membatik, karena selain bisa membanggakan hasilnya secara ekonomi, juga sangat bagus. Terbukti, dari beberapa peserta pelatihan melalui Wirausaha Muda yang digagas Pemkab Sumenep sejak 2 tahun lalu, hampir 99 persen mereka sudah berkarya nyata. Bahkan, karyanya sudah bisa dihargai Rp 1 hingga Rp 3 juta. ( Ren, Esha )