Sumenep-Kominfo News Room : Sebanyak 1.750 orang mengikuti kegiatan Keaksaraan Fungsional (KF) tahun 2006, yang tersebar diberbagai Kecamatan se Kabupaten Sumenep. Tujuan kegiatan Keaksaraan Fungsinaol ini dalam rangka untuk memperoleh Surat Keterangan Melek Aksara (SUKMA). Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si. Pelaksanaan kegiatan Keaksaraan Fungsional tersebut, sebagian peserta mendapat suntikan dana dari APBN dan APBD Propinsi Jawa Timur, dengan rincian untuk dana APBN alokasinya sebanyakr 1. 250 peserta dan APBD Propinsi Jawa Timur sebanyak 500 peserta, sedangkan pesertanya adalah masyarakat yang tidak bisa membaca dan menulis mulai usia 15 hingga 45 tahun. H. Moh. Rais menuturkan, pelaksanaan KF ini berlangsung selama 6 bulan, dan bagi mereka yang telah lulus, akan mendapat piagam SUKMA, bahkan yang bersangkutan bisa melanjutkan ke Kejar Paket A, khususnya kelas IV. Berdasarkan hasil evaluasi, lanjut H. Moh. Rais, ternyata kegiatan ini mendapat respon masyarakat, terbukti antusias masyarakat sangat tinggi dan peserta KF yang telah banyak yang mendapatkan piagam SUKMA karena telah bisa membaca dan menulis. H. Moh. Rais menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan KF tersebut, pihaknya menjalin kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan, namun sementara ini hanya untuk kalangan organisasi yang bergerak dalam pendidikan, seperti STKIP, Muslimat NU, Bhayangkari, Persit, PGRI dan Aisyiah, sedangkan terkait dengan penyelenggaraan KF tahun 2007 masih menungu jatah dari pusat. ( Yasik, Esha )