Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-09-2009
  • 908 Kali

Keberadaan Benteng Belanda Sangat Memprihatinkan

News Room, Rabu ( 09/09 ) Kondisi bangunan Benteng Belanda di Dusun Bara’ Lorong Desa Kalimook, Kecamatan Kalianget sangat memprihatinkan, sebab selain ditumbuhi semak belukar, benteng yang dibangun pada tahun 1785 itu, didalamnya terdapat bangunan yang didirikan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, sebagai karantina hewan dan sapi perah. Kasubdit Dokumentasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Sri Suharni mengatakan, bangunan karantina hewan dan sapi perah yang ada didalam benteng tersebut sangat disayangkan. Untuk itu pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk memikirkan kondisi Benteng Belanda yang merupakan salah satu peninggalan bersejarah itu. "Kami berharap ada penyelesian antara disbudparpora dan dinas peternakan untuk menentukan siapa yang menangani benteng itu. Sehingga ada dinas terkiat yang berusaha merawat keberadaan benteng Belanda secara maksimal, agar bisa menjadi salah satu lokasi wisata yang layak jual,"tegasnya Sri Suharni menyatakan sejak tahun 2003, benteng Belanda menjadi salah satu cagar budaya di bawah pengawasan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto. Pengawasan BP3 dilakukan untuk pemeliharaan cagar budaya dan lahannya agar tidak diperuntukkan untuk kepentingan lainnya. ( Yasik, Esha )