News Room, Selasa ( 03/01 ) Berdasarkan hasil pengujian mutu udara ambien yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupeten Sumenep, terhadap kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar setempat, dibagian Instalasi Gawat Darurat (IGD), tingkat kebisingan diatas rata-rata. Kepala UPT Laboratorium BLH Sumenep, Herry Supratman menjelaskan, semua parameter yang diuji memenuhi baku mutu udara ambien kecuali kebisingan. "Tingkat kebisingan disekitar IGD masih diatas rata-rata. Jadi, perlu ada perbaikan, karena mengganggu keberadaan pasien,"kata Herry, di kantor BLH Kabupaten Sumenep, Selasa (03/01). Herry mengungkapkan, untuk sementara pihaknya baru melakukan uji mutu udara ambien, selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap. "Uji mutu udara ambien itu, sudah dilakukan tanggal 27 Juni 2011. Kedepan kami akan melakukan uji laboratorium dibidang lain di RSUD Sumenep, dalam rangka standarisasi Rumah Sakit Umum Daerah setempat,"terangnya. Sementara, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Susianto mengakui jika tingkat kebisingan dilingkungan rumah sakit, utamanya IGD diatas rata-rata. "Oleh karena itu, kami langsung melakukan pembenahan, seperti mengatur lokasi parkir. Setiap kendaraan bermotor, baik roda 2 maupun roda 4, kami pisah, guna menekan tingkat kebisingan,"ujarnya. Menurut dr. Susianto, pembenahan tersebut membuahkan hasil. Sekarang tingkat kebisingan menurun. "Kami upayakan perbaikan disemua sektor dan ruangan di RSUD Sumenep, demi menjaga kenyamanan pasien. Bahkan, sampah medis pun kami olah dengan menggunakan alat khusus, ditambah penanaman 40 batang pohon besar,"ungkapnya. ( Nita, Esha )