Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-06-2015
  • 668 Kali

Kecamatan Talango Tekan Pertumbuhan Nikah Dini

News Room, Selasa ( 09/06 ) Nikah dini atau pernikahan di bawah umur, banyak menuai konsekuensi negatif. Karena di usia yang masih belum matang, seseorang cenderung mengabaikan tanggung jawab. Hal itu mengingat, bahwa dasar pernikahan tidak hanya kesiapan fisik, melainkan juga persiapan mental.

Fenomena pernikahan dini di Sumenep terjadi salah satunya di Kecamatan Talango. Di sini, nikah dini tumbuh dan berkembang. Hal ini jelas menjadi salah satu perhatian utama Drs. Sutrisno, M.Si sang Camat setempat.

“Memang masalah fenomena nikah dini di Talango ini sudah menjamur. Ini sepintas memang bukan masalah serius. Tapi kalau kita sadari bersama, efek negatif dari fenomena ini tentu saja ada,”kata pria kelahiran 15 Maret 1960 ini, pada News Room.

Untuk itu, Sutrisno dalam setiap kesempatan selalu berupaya memberikan sosialiasi mengenai pentingnya kematangan usia dalam pernikahan. Ia mengaku, menjadikan upaya penyadaran masyarakat dalam masalah fenomena nikah dini ini sebagai salah satu agenda utama kepemimpinannya.

“Ini memang tidak mudah. Apalagi ini masalah kesadaran. Jadi memang harus sedikit demi sedikit. Tidak bisa sekaligus. Memang dibutuhkan waktu dan kesabaran. Tapi, ini untuk kesejahteraan masyarakat sendiri,”pungkasnya. ( Farhan, Esha )