Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-12-2012
  • 375 Kali

Kelompok Batik Seroja Sulit Pasarkan Hasil Produksinya

News Room, Rabu ( 12/12 ) Wilayah Kabupaten Sumenep, yang dikenal dengan daerah pembuatan kain batik, memunculkan berbagai pengrajin batik pemula. Seperti Kelompok Batik Seroja, yang berlokasi di Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto. Ketelatenan anggota kelompok untuk membatik, telah mengahasilkan produk kain batik, hanya saja mereka kesulitan memasarkannya. Ketua Kelompok Batik Seroja, Helmiyanto mengakui, selama ini hasil batiknya hanya disalurkan pada pedagang batik lokal, dengan harga yang tidak begitu tinggi. “Sangat jarang warga yang memesan batik kepada dirinya. Biasanya, kami yang mencari pedagang. Padahal, hasil produksi batik cukup bagus, dan bersaing dengan pengrajin batik senior di Sumenep,”kata Helmi, saat dikunjungi Tim Monitoring dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2012, Kabupaten Sumenep, Rabu (12/12). Helmi mengungkapkan, pembuatan batik kelompoknya ini mulai berjalan lancar, setelah mendapat pelatihan dan bantuan hibah berupa alat membatik dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep, melalui program DBHCHT tahun 2012. “Pelatihan tersebut sangat berguna bagi kami, karena sebelumnya anggota Kelompok Batik Seroja ini belum bisa mewarnai. Jadi, pembuatan batik selama ini hanya satu warna. Tapi, sekarang batik buatan kami sudah berwarna, sehingga kualitas semakin bagus,”ujarnya. Namun, pihaknya tetap meminta peran serta dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk membantu memasarkan hasil produk batiknya. Sementara, Anggota Tim Monitoring dan Evaluasi DBHCHT 2012 Kabupaten Sumenep, Suhermanto menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Perekonomian, sudah menyediakan lahan untuk memasarkan seluruh hasil produk buatan lokal, melalui Pasar Minggu, yang berlangsung setiap hari minggu. “Silahkan, hasil produk batik Kelompok Seroja untuk menempati salahs atu stand. Lokasinya tepat di sepanjang Jalandr. Soetomo, sebelah timur Taman Adipura atau Taman Bunga, menuju Museum Kraton Sumenep,”ungkapnya. ( Nita, Esha )