News Room, Kamis ( 24/12 ) Kelompok petani tembakau mengharapkan pada tahun 2010, untuk tetap menerima program bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT). Hal itu terungkap setelah Tim Evaluasi dan Monitoring melakukan evaluasi pada kelompok petani di sejumlah Kecamatan. Sekretaris Tim Monitoring dan Evaluasi DBHCT Kabupaten Sumenep, H. Ach. Sadik, S.Sos mengatakan, kelompok petani tembakau memang menginginkan masih tetap menerima kucuran dana DBHCT, sebab mereka merasa bantuan program DBHCT tersebut sangat membantu pengembangan kelompok petani. Tim Kabupaten Sumenep sejatinya menyambut baik keinginan kelompok petani tembakau, hanya saja pihaknya masih perlu melakukan kajian terhadap program DBHCT 2009. Itu dilakukan guna menentukan program tahun 2010, agar pogramnya lebih optimal. â€ÂKami inginkan pada tahun 2010 program DBHCT lebih optimal lagi, terutama menyehatkan kelompok petani, baik adminsitrasinya, kegiatannya maupun kegiatan ekonomi mereka, sehingga mereka tidak hanya menerima bantuan saja, namun tidak bisa mengelola untuk peningkatan ekonominya,â€Âtegasnya. H. Ach. Sadik menyatakan, secara umum hasil monitoring dan evaluasi program DBHCT 2009 disejumlah kelompok petani tembakau, pihaknya tidak menemukan penyalah gunaan bantuan. â€ÂKelompok petani tembakau penerima bantuan program DBHCT 2009 sebanyak 250 kelompok yang tersebar di Kecmatan wilayah daratan,â€Âtambahnya. Semenetara itu monitoring dan evaluasi Tim Kabupaten Sumenep dipusatkan di 5 Kecmatan Eks Pembantu Bupati, yakni Kecamatan Lenteng, Batang-batang, Ganding, Ambunten, dan Kecamatan Batuan. ( Yasik, Esha )