News Room, Kamis ( 30/04 ) Pertanian yang mencakup bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan, merupakan seluruh kegiatan usaha hulu, usaha tani, agroindustri, pemasaran, dan jasa penunjang lainnya. Kepala UPT Dinas Pertanian Kecamatan Dungkek, Ir. Subagio, mengemukakannya ketika meresmikan pembentukan Kelompok Tani Mawar Merah, Putri Kuning, dan Kelompok Tani Kartika, Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek, Kamis kemarin (29/04). “Semua itu harus ditunjang oleh jasa penunjang pengelolaan yang baik, dengan mengandalkan teknologi, modal, tenaga kerja dan menejemen yang baik untuk memperoleh manfaat yang maksimal untuk kesejahteraan rakyat,†kata Subagio. Subagio juga menekankan, pembinaan kelompok tani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peran serta petani dan anggota masyarakat pedesaan lainnya dalam menumbuh-kembangkan kerjasama antar petani dan pihak lainnya yang terkait, demi pengembangan usaha taninya. Di acara yang sama, Kepala Desa Romben Guna, Dewi Mustika, mengatakan, tujuan pengukuhan kelompo tani adalah agar Kelembagaan kelompok tani sebagai basis kekuatan pada akar rumput yang dapat mengayomi masyarakat tani. “Kelompok tani adalah wahana pembelajaran petani/pengusaha pertanian/pedagang pertanian maju, dengan pimpinan Kontak Tani, melalui pendampingan dari penyuluh pertanian di lapangan dalam pertemuan berkala mingguan. Dengan demikian kelembagaan kelompok tani merupakan kelembagaan ujung tombak pembangunan pertanian sehingga kelembagaan kelompok tani menjadi wahana bagi petani melakukan tukar informasi dan saling membantu dalam melaksanakan kegiatan pertanian,†kata Ibu Kades ini. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pengukuhan ketiga kelompok tani. Adapun komposisi kepengurusan Kelompok Tani Mawar merah antara lain, Rusniyatun sebagai Ketua, Khalimatussa’diyah sebagai Sekretaris, dan Ratna Widia sebagai Bendahara, dan didukung oleh 30 orang. Sementara untuk Kelompok Tani Putri Kuning, Ratna terpilih untuk memimpin, didampingi Sunnaini untuk Sekretaris dan Sutriani sebagai Bendahara, dengan dukungan 25 orang anggota. Sedandkan di Kelompok Tani Kartika, Ketua dipercayakan kepada Mochdar Karsono, didampingi Suhartono sebagai Sekretaris dan Bendahara dipegang oleh P. Dumo, dengan 35 orang anggota. ( JuP-27, Adjie )