Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-11-2010
  • 349 Kali

Kembalikan Pendidikan AUD Pada Panduan Pemerintah

News Room, Selasa ( 09/11 ) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hendaknya betul-betul melaksanakan pendidikan sesuai dengan panduan pemerintah. Sebab, selama ini banyak lembaga pendidikan PAUD yang melaksanakan pendidikan dengan menekankan pada akademik. Hal tersebut diungkapkan Rachema, Pemuda Pelopor Jawa Timur Bidang Pendidikan asal Kabupaten Sumenep ketika ditemui News Room usai menerima trophy dan penghargaan dari Bupati Sumenep, Drs. KH. Busyro Karim, M.Si pada acara Festifal Wisata Kuliner dan Lomba Produk Olahan di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep, Selasa (09/11). “Seharusnya, pendidikan bagi anak usia dini lebih menekankan kepada kemandiriannya, serta rasa tanggung jawab anak terhadap sesuatu perilaku yang dilakukan,”tegasnya. Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitik beratkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku, serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini. Dan tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini, yakni untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya, sehingga memiliki kesiapan yang optimal didalam memasuki pendidikan dasar, serta mengarungi kehidupan di masa dewasa. Serta untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah. Karena itu, menurut Rachema yang juga sebagai pengajar sejak tahun 2003 lalu di TK Yaa Bunayya Sumenep, dalam penelitiannya di beberapa lembaga anak usia dini, berharap sistim pendidikannya yang diterapkan selama ini, bisa sesuai dengan panduan pemerintah yang ada. Disamping itu, dari realita yang ada dilapangan juga banyak sumber daya manusia (SDM) para guru masih kurang memadai. Karena itu, ujar alumni D-1 Akademi Keperawatan di Surabaya yang saat ini sedang menyelesaikan skripsi S-1 di IDIA Al-Amin Prenduan ini, berharap semua pihak bisa mendukung upaya pembenahan pendidikan anak usia dini. “Memang sulit untuk melakukan perubahan dari sesuatu yang sudah biasa diterapkan selama ini. Namun, perubahan kearah lebih baik itu penting dilakukan, agar pendidikan anak usia dini tidak salah arah,”pungkasnya. ( Ren, Esha )