Sumenep-Kominfo News Room : Kendaraan bermotor di daerah kepuluan banyak yang tidak ber-STNK, bahan diduga kendaranan bermotor tersebut termasuk kendaraan Bodong (Durno). Hal itu terungkap setelah UPTD Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Timur di Kabupaten Sumenep memberikan pelayanan di kepulauan hanya ada puluhan kendaraan yang mengurus perpanjangan STNK-nya. Kepala UPTD Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Timur di Kabupaten Sumenep, Drs. Sukaryo mengatakan, ketika melayani perpanjangan STNK di daerah kepulauan Kangean bulan Juni 2006 lalu, pihaknya merasa merugi karena selama 1 minggu ini masyarakat yang mengurus surat-surat kendaraannya hanya ada 53 kendaraan dengan memperoleh dana sekitar Rp.10 juta, tentu saja secara perhitungan pendapatan tidak sesuai dengan biaya operasionalnya. Minusnya obyek Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ini tidak menutup kemungkinan banyak kendaraan tidak bersurat lengkap, mengingat kendaraan yang berada didaerah kepulauan tersebut diprediksi mencapai ratusan kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4. Sukaryo menuturkan, kendati pelayanan didaerah kepulauan itu tidak memuaskan, pihaknya bersama jajaran Polres Sumenep tetap akan melanjutkan program tersebut termasuk akan memberikan pelayanan untuk kepulauan yang lain secara bertahap, seperti Sepudi dan yang lain, bahkan pelaksaaannya berlangsung selama 2 kali dalam setahun. Berhubung cuaca tidak bersahabat tegas Sukaryo, pada tahun ini terpaksa pihaknya menunda pelayanan kepulauan, namun yang pasti akan berlanjut pada pertengahan tahun 2007 ini. ( Yasik, Esha )