News Room, Kamis ( 26/03 ) Predikat Kota Keris pada Kabupaten Sumenep menunjukkan identitas kota paling timur di nusa Madura ini. Pada jaman kuna dulu, keris tidak hanya sebagai senjata tradisional, melainkan juga bagian pelengkap busana. Tradisi “sekep” atau “nyikep” saat itu sangat dijunjung tinggi. Namun, kini tradisi itu hampir luntur karena berhadapan dengan aturan pemerintah yang melarang membawa sajam (atau senjata sajam) tanpa ijin.
“Sebenarnya beda antara senjata pusaka dengan senjata tajam,”kata salah seorang kolektor pusaka dari Sumenep, R. Abubukar pada News Room, Kamis (26/03).
Menurut salah seorang tokoh masyarakat dari Desa Batuampar, Kecamatan Guluk-guluk ini, membawa pusaka merupakan tradisi para bangsawan maupun rakyat banyak di Sumenep di masa lampau. Sementara senjata tajam semisal pisau, arit, dan alat-alat perlengkapan dapur serta pertanian lainnya tidak sama dengan pusaka.
“Saya kira mesti ada pengecualian untuk pusaka. Ya asalkan memang tidak dibawa untuk tujuan negatif,”tambahnya. Dalam kebiasan warga Sumenep, pusaka biasanya harus dirawat secara rutin. Istilah Sumenep-nya “eloco” atau di warangi. Tentu tidak semua kolektor pusaka bisa mewarangi sendiri.
Lumrahnya, pusaka dibawa kepada orang yang memang khusus atau ahli di bidang tersebut. “Ya masalahnya juga disitu. Berapa bulan yang lalu saya dengar ada teman yang kena tangkap atau kena razia karena membawa pusaka. Padahal tujuannya untuk diwarangi atau untuk dikomersilkan misalnya,”kata Fahrurrazi Suryoningprang, salah seorang kolektor pusaka lainnya dari Sumenep.
Akhirnya, menurut salah seorang anggota Gapensaka (Keluarga Pecinta Pusaka) Sumenep ini, para kolektor pusaka kini mulai was-was membawa pusaka di tempat umum, maupun di jalan raya, karena khawatir ada razia sajam.
“Hal ini mungkin akan dibahas di perkumpulan Gapensaka nanti,”imbuhnya.
Sementara Ketua Gapensaka Sumenep, Fathorrasyid Sofa masih belum bisa dihubungi. Hingga berita ini diturunkan, media ini masih belum bisa meminta komentarnya seputar hal tersebut. ( Farhan, Esha )