Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-12-2010
  • 341 Kali

Komisi A DPRD Sumenep Lakukan Sidak Ke Gudang Bulog

News Room, Senin ( 27/12 ) Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, mengadakan inspeksi mendadak (sidak) Gudang Bulog Sumenep, Senin (27/12), untuk mengetahui realisasi penebusan raskin menjelang akhir tahun. Anggota Komisi A DPRD Sumenep, Badrul Aini mengatakan, pihaknya sengaja melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog, sebab ada informasi tim raskin desa belum menebusa jatah raskinnya hingga mencapai 23 ribu ton raskin. Setelah pihaknya turun mengkroscek ke Gudang Bulog, memang ada Desa yang belum menebus raskin, namun angka raskin yang belum tertebus itu hanya untuk 3 Desa di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Saronggi. ”Kami berharap hingga akhir tahun ini, Kecamatan yang belum menuntaskan penebusan raskinnya, bahkan di tahun mendatang Tim Raskin harus menebus jatah raskinnya tepat waktu, harga, berat dan sasaran,”tegasnya. Sementara Sementara korlap raskin, Ainul Fatah menyataka, 2 hingga 3 Desa di 2 Kecamatan yang belum menebus raskin, yakni Desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget, dan Desa Tanamerah, serta Desa Lansgar Kecamatan Saronggi. ”Khusus untuk desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget tidak menebus jatah raskin sejak bulan Agustus hingga Desember, sebab alokasi penebusan terakhirnya Desa Marengan Laok pada bulan Juli, itu pun pembayaran penebusan raskinnya belum dilunasi,”ungkapnya. Ainul Fatah menambahkan, akibat 3 Desa belum menebus jatah raskinya itu, sisa raskin di Gudang Bulog sebanyak 37 ton beras raskin. Dari 37 ton beras raskin itu, untuk Desa Marengan Laok sebanyak 28 ton, dan 2 Desa di Kecamatan Sarongi sebanyak 9 ton beras raskin. ( Yasik, Esha )