Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-01-2012
  • 441 Kali

Komisi B DPRD Sumenep Kecewa Pokmas Sekar Wangi Tak Hadir

News Room, Senin ( 16/01 ) Upaya Komisi B DPRD Sumenep, memfasilitasi persoalan dugaan penyimpangan bantuan sapi ternak dari Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2011, bagi Kelompok Masyarakat (Pokmas) Sekar Wangi, Desa Tamedung, Kecamatan Batang-batang, senilai Rp. 499.970.000,00 dengan memanggil pihak terkait, menuai kekecewaan. Sekretaris Komisi B DPRD Sumenep, H. Sukarnaedi menjelaskan, pihaknya sudah beritikad baik memfasilitasi persoalan tersebut, dengan mempertemukan pihak terkait, pada Senin (16/01) pagi. Namun, kenyataannya, pengurus Pokmas Sekar Wangi tidak hadir. “Kami sangat kecewa. Padahal, surat untuk pertemuan Senin ini sudah disampaikan secara pribadi oleh staf kami pada pengurus pokmas Sekar Wangi. Tapi, surat tersebut tidak diindahkan. Kami sangat kecewa,” kata Zulkarnaedi, di Komisi B DPRD Sumenep, Senin (16/01). Menurutnya, ketidak hadiran pengurus Pokmas Sekar Wangi membuat pertemuan ini tidak bisa dilanjutkan. Karena yang hadir hanya anggotanya saja, sedangkan klarifikasi tertuju pada pengurus pokmas tersebut. “Kedepan, kami mengupayakan melayangkan surat kembali bagi pengurus Pokmas Sekar Wangi, melalui kecamatan. Mungkin lewat perantara bapak Camat Batang-batang, pengurus mau hadir ke Komisi B DPRD Sumenep, supaya persoalan ini cepat teratasi,”terangnya. Dugaan penyimpangan bantuan sapi ternak terungkap ketika peternak sapi Desa Tamedung, Kecamatan Batang-Batang, mendatangi Komisi B DPRD Sumenep, pada Rabu (11/01) kemarin. Mereka menyampaikan jika bantuan sapi itu diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp. 500.000,00. Selanjutnya, sapi milik pribadi diakui bantuan APBN itu, lalu diberi tanda dengan ditindih anting-anting. Padahal, bantuan tersebut mestinya dibelikan sapi untuk diternak. ( Nita, Esha )