News Room, Selasa ( 04/11 ) Satu lagi prestasi yang diukir oleh putera terbaik Kabupaten Sumenep, yakni M. Syadili warga Desa Pakandangan Barat yang telah berjuang sebagai penyelamat lingkungan hidup sejak tahun 1985, sehingga mengantarkan dia meraih Kalpataru pada tahun 1990, dan atas konsistensinya sebagai aktifis lingkungan 18 tahun kemudian tepatnya pada Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 5 Nopember 2008 besok, kembali menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan Tahun 2008 di bidang Lingkungan Hidup dari Presiden Republik Indonesia. Saat dikonfirmasi menjelang keberangkatannya, Senin (03/11) sore kemarin M. Syadili menuturkan, dirinya memantapkan diri sebagai aktifis lingkungan, bermula sejak mengikuti pelatihan LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial) selama 1 bulan di Jakarta. “Sejak saat itu saya mencoba menerapkan ilmu yang saya dapat di Desa saya (Desa Pakadangan Barat) dan Pakandangan Timur yang kebetulan saat itu merupakan wilayah sulit air, sehingga sektor pertanian sulit berkembang, selain itu tumbuhan bakaunya juga sangat memperihatinkan,â€Âtegas ayah 4 anak tersebut. Dengan Prinsip “ada masalah, pasti ada penyelesaian†M. Syadili mulai merintis dan terjun kelapangan sebagai aktifis lingkungan, dengan perjuangan yang gigih itu akhirnya Desa Pakandangan Barat dan Timur berhasil membangun waduk untuk pertanian, penyediaan air bersih, pembudi dayaan mangrove, serta cabe jamu. Dalam perjuangnya sebagai aktifis lingkungan, M. Syadili tidak berjuang sendirian, namun dia memanfaatkan stake holder, seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk meyakinkan masyarakat dan berperan serta dalam usaha pelestarian lingkungan hidup. “Saya mendekati para tokoh informal itu dengan cara memaparkan konsep dan ide saya kepada mereka melalui tulisan, dan meminta untuk menyadarkan masyarakat dan mendukung konsep dan idenya,â€Âtegas pengusaha pengepul daging rajungan tersebut. “Kalau tokoh informal yang ngomong, pasti masyarakat akan mematuhi, demikian cara saya memberdayakan masyarakat,â€Âpungkasnya. ( Gun, Esha )