Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-09-2014
  • 519 Kali

Kopwan Beri Sumbangsih, Tingkatkan Perekonomian Keluarga

News Room, Selasa ( 09/09 ) Pengembangan koperasi dan UKM, merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sumenep, dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang signifikan, terutama Koperasi Wanita (Kopwan) yang mampu memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan derajat perekonomian dan kesejahteraan keluarga, sehingga keberadaan Kopwan semakin terasa manfaatnya. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si saat menghadiri Temu Interaktif Pemberdayaan Koperasi Wanita, Selasa (09/09) di Gedung KORPRI Sumenep. Menurutnya, dari segi jumlah Koperasi dan UKM, Kabupaten Sumenep termasuk Kabupaten yang memiliki jumlah Koperasi dan UKM sangat luar biasa banyak. Untuk koperasi saja mencapai 1.275 unit, dengan jumlah anggota mencapai 70.200 anggota, sementara UKM berjumlah 22.156. “Kalau dari 1.275 koperasi, dengan 70.200 orang benar-benar menjadi koperasi yang maju, maka setiap Desa akan mampu mensejahterakan bukan hanya anggotanya, namun juga memberikan warna untuk kemajuan perekonomian di Desa itu,”ungkap Bupati. Sedangkan, mantapnya kelembagaan koperasi dapat dilihat dari meningkatnya permodalan koperasi, dari Rp. 444 milyar di tahun 2011 menjadi Rp. 570 milyar lebih di tahun 2013. Itu menunjukkan, bahwa komitmen pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk mengembangkan Koperasi dan UKM, membuahkan hasil yang patut dibanggakan. Dikatakan, koperasi memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk berperan dan menyumbangkan potensi yang dimilikinya, demi kemajuan bersama. Dengan cara pikir yang terbuka, diikuti dengan aspek jati diri koperasi yang demokratis, perempuan akan lebih mampu melaksanakan aktivitas dan kegiatannya. Tingkat kehati-hatian kaum perempuan dalam pengelolaan keuangan (yang bukan miliknya) merupakan faktor penting didalam mengelola suatu koperasi. Walaupun seringkali wanita pengusaha harus berjuang lebih berat daripada laki-laki pengusaha, akan tetapi wanita biasanya lebih tangguh di dalam menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Momen interaktif seperti itu diakui Bupati dapat menjadi salah satu sarana bagi pelaku/pengurus Kopwan di Sumenep, untuk terus eksis mengembangkan usahanya. Serta menjadi ajang saling bertukar pengalaman dan informasi bagi Kopwan. Saya juga meminta dinas terkait, untuk memaksimalkan paguyuban atau forum koperasi yang telah ada. “Adakan terus pertemuan secara reguler, sehingga memberikan akses komunikasi dan sharing pengalaman antar pengelola Koperasi dan UKM,“tambahnya. Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si menjelaskan, kegiatan interaktif Kopwan dengan Bupati Sumenep yang juga dilaksanakan penampilan mobil operasional klinik Koperasi dari Propinsi Jawa Timur dilaksanakan sebagai wahana bagi Kopwan dalam menyampaikan aspirasinya dalam meningkatkan perekonomian di Sumenep. “Disamping itu untuk membangun jejaring dalam upaya peningkatan usaha koperasi, serta merupakan upaya Pemkab Sumenep dan Propinsi Jawa Timur dalam mengembangkan sistem pembangungan ekonomi rakyat melalui Koperasi Wanita,”ungkapnya. ( Ren, Esha )