News Room, Sabtu ( 21/02 ) Kegiatan Pramuka tetap harus ada secara berkesinambungan, sebab pembinaan Pramuka bagi peserta didik betul-betul bermanfaat bagi perkembangan jiwa dan mental anak. Sebab, dalam pembinaan Pramuka selain ada bimbingan, tantangan, serta permainan yang menyenangkan juga mengandung nilai pendidikan. Karena itu, Kwartir Ranting (Kwarran) Kota Sumenep menggelar Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD), yang dilaksanakan sejak tanggal 20 hingga 25 Pebruari 2009, dan diikuti sebanyak 32 Pembina Pramuka dari berbagai Gugus Depan yang berpangkalan di SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA se Kecamatan Kota Sumenep. Ketua Kwarran Pramuka Kota Sumenep, Drs. Sunari berharap, dengan kegiatan KMD, para pembina memiliki bekal yang cukup serta mendapat inovasi baru dalam pembinaan Pramuka sekarang ini. Sebab, pembinaan Pramuka tetap harus dilakukan dengan mengikuti perkembangan yang ada. “Disamping memiliki bekal dasar pembina, mereka juga dimotivasi untuk memberikan sesuatu hal yang baru, sehingga peserta didik tidak jenuh. Bahkan para pembina itu sendiri bisa saling tukar-menukar informasi dan pengetahuan yang dimiliki,â€Âujar Sunari. Sementara Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep, Drs. H. Hasan Mudahari, MM pada pembukaan sebelumnya mengungkapkan, kegiatan KMD memang harus terus dilakukan tidak hanya di Kwarcab Sumenep, namun lebih mengakar pada masing-masing Kwarran. Diharapkan nantinya ada kesamaan persepsi terhadap pembinaan Pramuka. Disamping itu para peserta dapat memiliki sertifikat sebagai seorang pembina, yang nantinya akan menjadi motivasi bagi para pembina yang lain maupun kader Pramuka untuk lebih meningkatkan kegiatan Pramuka mendatang, khususnya di Sumenep. Lebih lanjut tegas H. Hasan Mudhari, kursus pembina bagi Pramuka tidak hanya pada tingkatan KMD, diharapkan para pembina bisa melanjutkan ke Kursus Mahir Lanjutan (KML). Bahkan, syukur nantinya kursus-kursus untuk pelatih pembina juga dilakukan agar para pelatih Pramuka di Sumenep tetap memiliki kader. ( Ren, Esha )