Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-09-2011
  • 538 Kali

Lahan Bangunan Gedung SDN Banyak Yang Belum Bersertifikat

News Room, Senin ( 19/09 ) Ratusan lahan atau tanah bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN), yang tersebar di 27 Kecamatan, hingga saat ini belum bersertifikat. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si mengatakan, jumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di 27 Kecamatan daratan dan kepulauan sebanyak 620 gedung. Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan UPT Pendidikan dan Kepala Sekolah, sejak beberapa waktu lalu, ternyata lahan/tanah bangunan sekolah yang bersertifikat atas nama Pemerintah Daerah hanya berjumlah 20 persen saja. ”Berdasarkan pendataan yang dilakukan UPT Pendidikan dan Kepala Sekolah, memang hasil sementara pendataan tersebut dari 620 SDN, sebanyak 70 lembaga yang tanah bangunan sekolahnya bersertifikat, sedangkan sisanya sebanyak 550 SDN se Kabupaten Sumenep belum bersertifikat.”tegasnya. H. Yayak Nurwahyudi menyatakan, setelah mengantongi hasil data pendataan UPT Pendidikan dan Kepala Sekolah, pihaknya selanjutnya membetuk Tim Lima, guna mengkroscek kevalidan data tersebut yang rencananya dilakukan pada bulan ini. Bahkan kroscek data lahan lembaga pendidikan tersebut juga untuk Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN). ”Kami sebelumnya membentuk tim untuk menginventarisasi aset sekolah, mulai Sekolah Dasar Negeri (SDN) hingga Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN). Salah satu yang diinventarisasi, yakni sertifikat lahan atau tanah yang ditempati bangunan sekolah negeri."ungkapnya. H. Yayak Nurwahyudi mengungkapkan, hasil pendataan bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) juga ada yang belum bersertifikat. ”Untuk lembaga pendidkan SMPN, dari 40 lembaga, sebanyak 7 lembaga belum bersertifikat, dan lembaga pendidikan SMAN sebanyak 11 lembaga yang belum bersertifikat,”katanya. ( Yasik, Esha )