Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-07-2011
  • 870 Kali

Laka Lantas Di Sumenep, 8 Orang Meninggal Dunia

News Room, Selasa ( 26/07 ) Sebanyak 8 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Sumenep, selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2011. Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Mudjib menjelaskan, laka lantas yang menewaskan 8 orang itu, terjadi di 3 tempat berbeda, yakni di Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto dan Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi. “Hasil olah dimasing-masing tempat kejadian perkara (TKP), laka lantas tersebut dikarenakan human error (kelalaian pengemudi kendaraan bermotor). Karena, sesuai fakta dilapangan tidak ditemukan tanda rem dari pengemudi ranmor,”kata Mudjib, pada wartawan di Kantor Satlantas Polres Sumenep, Selasa (26/07). Tiga lokasi laka lantas, kata Mudjib memang merupakan Black Spot Area, yang selama ini menjadi perhatian khusus petugas kepolisian lalu lintas. “Kondisi jalan diwilayah tersebut, tidak lurus dan bergelombang, sehingga berbahaya bagi pengemudi dan memaksa konsentrasi penuh. Rata-rata penyebab kecelakaan gara-gara pengemudi ngantuk, akibatnya tidak menguasai jalur yang dilalui,”terangnya. Mudjib juga mengemukakan, dengan banyaknya laka lantas yang meninggal dunia selama Operasi Patuh Semeru 2011, pihaknya akan meningkatkan patroli rutin diwilayah yang masuk Black Spot Area. “Kami ingin menekan angka laka lantas, makanya anggota diinstruksikan untuk melakukan patroli rutin secara mobile,”ungkapnya. Operasi patuh semeru 2011, dilaksanakan selama 14 hari, sejak tanggal 11 hingga 24 Juli 2011 kemarin. ( Nita, Esha )