Sumenep-Kominfo News Room : Masih minimnya anggaran untuk pendidikan dan kesehatan di Sumenep, ternyata mendapat sorotan tajam dari Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Alam dan Manusia (Lakpesdam) Cabang Sumenep. Terbukti, untuk membicarakan hasil investigasi yang dilakukan Lakpesdam, mengenai anggaran daerah Sumenep, Selasa kemarin (23/05) sekitar pukul 19.00 WIB, menggelar dialog pembahasan anggaran daerah, bertempat di Gedung PCNU Sumenep. Menurut Ketua Pelaksana, Achmad Warits, kegiatan tersebut merupakan rangkaian agenda investigasi dan diskusi terbatas yang sudah dilakukan Lakpesdam, dalam mengkaji anggaran daerah Sumenep. Ia menuturkan, persoalan yang diperbincangkan dalam dialog itu, mengacu pada sudut pandang moral etik agama, bagaimana menyikapi dari persoalan-persoalan yang terjadi. Achmad Warits menilai, hingga saat ini kebijakan dari Pemeritah Kabupaten belum memihak kepada kepentingan rakyat, mengingat anggaran untuk publik dan pembangunan masih rendah, dibandingkan dengan anggaran belanja aparatur, yang hampir mencapai 50 prosen lebih. Karena itu, ia berharap, dengan adanya dialog itu, pihaknya mampu memberikan solusi terbaik, dalam meningkatkan anggaran di bidang pendidikan dan kesehatan pada APBD 2007 nanti. Dialog tersebut, diikuti sekitar 100 peserta, dari organisasi masyarakat, LSM, Alim Ulama, mahasiswa, nelayan dan petani, dengan menghadirkan Ketua PBNU, Masdar Farid Mas’udi. ( Nita, Esha )