Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-01-2014
  • 748 Kali

Lakpesdam NU Cabang Sumenep Persoalkan Gaji Pegawai

News Room, Selasa ( 14/01 ) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Cabang Sumenep, mempersoalkan komposisi anggaran belanja pegawai di APBD yang terus naik, karena dianggap tidak rasional. Sebab jumlah pegawai tiap tahunnya cenderung menurun. Hasil analisasi kajian Lakpesdam NU, sejak 2009 hingga 2014, belanja pegawai terus naik. Padahal, jumlah pegawai kecenderungannya menurun, misalnya, di tahun 2012 yang 11.927 orang, turun sekitar 352 orang, menjadi 11.575 orang hingga akhir 2013. Koordinator Litbang Lakpesdam NU Sumenep, Ferlianto menilai, kenaikan belanja pegawai itu tidak rasional, sebab sejatinya, dengan menurunnya jumlah pagawai itu diikuti dengan menurunnya belanja aparatur. Namun, beberapa alasan yang muncul justru kenaikan belanja pagawai itu karena dipicu oleh tunjangan, diantaranya guru sertifikasi, padahal tunjangan tersebut bersumber dari APBN. "Tahun 2014 ini belanja pegawai ditetapkan sebesar Rp. 934,2 milyar, atau naik Rp. 82 milyar lebih dari 2013 lalu yang mencapai Rp. 852,3 milyar. Ini sangat tidak rasional," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Sumenep, Drs. Carto, MM menuturkan, pada dasarnya dari sisi gaji dan tunjangan PNS yang dianggarkan di APBD dipastikan berkurang, karena banyaknya pegawai yang pensiun. Namun, kenaikan belanja pegawai itu dipicu oleh tunjangan sertifikasi guru dinaungan Dinas Pendidikan yang naik drastis dari Rp. 162,3 milyar menjadi Rp. 226 milyar. "Jadi, tidak ada alasan bagi kami, untuk tidak menaikkan anggaran belanja bagi aparatur. Rincian penggunaan anggaran itu jelas kok, bukan untuk dihambur-hamburkan,"terangnya. Menurutnya, semua alokasi anggaran di APBD tersebut, bukan hanya keputusan Eksekutif belaka, melainkan atas persetujuan dengan Legislatif, dalam hal ini anggota DPRD Sumenep. "Eksekutif dan Legislatif yang tergabung dalam Tim Anggaran (Timgar) dan Badan Anggaran (Banggar) sudah duduk bersama membahas penetapan APBD Sumenep tahun 2014. Seluruh alokasi dalam APBD itu sesuai persetujuan anggota dewan,"ungkapnya. ( Nita, Esha )