Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-10-2011
  • 320 Kali

Libatkan Masyarakat Kembangkan Usaha Tani Hutan

News Room, Senin ( 24/10 ) Pemberdayaan terhadap elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga, memelihara dan mengembangkan usaha tani hutan di daerah Kecamatan Guluk-guluk terus dilakukan. Para petugas bersama Sentra Penyuluh Kehutanan Pedesaaan (SPKP) yang ada di masing-masing Desa semakin gencar menggandeng tokoh masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk terlibat dalam setiap program. Hal tersebut ditegaskan Kepala UPT Kehutanan dan Perkebunan Kecamatan Guluk-guluk, Hairul Saleh, SP. Menurutnya, dengan keterlibatan semua pihak terhadap pelaksanaan program di daerahnya, membuat masyarakat lebih saling berupaya untuk menjaga program yang dilaksanakan pemerintah bersama-masyarakat. “Jadi, ketika ada persoalan, segara dapat ditindak lanjuti dan segera mendapat jalan keluarnya sebelum persoalan yang terjadi semakin berkembang,”ujarnya. Dijelaskan, dengan keterlibatan seluruh komponen dalam melaksanakan program, misalnya terhadap bantuan kepada kelompok tani hutan, pelaksanaannya bisa lebih transparan dan dengan pengawasan yang lebih terjangkau. Jadi, masyarakat dapat segera menindak lanjuti ketika ada persoalan yang terjadi dibawah. Hairul Saleh juga berharap upaya yang dilakukan tersebut dapat lebih membuka wawasan dan kepedulian seluruh komponen yang ada, sehingga upaya untuk memberdayakan masyarakat utamanya terhadap potensi yang dimiliki akan berjalan dengan lancar. Sebab, berbagai program yang akan dilaksanakan pemerintah tanpa dukungan masyarakat akan sulit terwujud, sehingga terkadang menyulitkan proses pelaksanaan maupun tingkat keberhasilannya akan tertatih-tatih, ketika banyak persoalan yang muncul dikemudian hari. Bahkan sebelumnya, pihaknya juga sempat melaksanakan pertemuan dan koordinasi dengan sejumlah LSM dan wartawan, sehingga pelaksanaan program bisa dikawal, dan menjadi kontrol terhadap realisasi pemanfatannya. “Jadi, program yang dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan meminimalisasi persoalan yang dikhawatirkan terjadi kemudain, sebab sejak awal sudah dilakukan persiapan yang matang,”pungkasnya. ( Ren, Esha )