Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-10-2010
  • 647 Kali

Lomba Kerapan Sapi Tradisional Di Kecamatan Nonggunong

News Room, Jum’at ( 01/10 ) Untuk menentukan wakil pasangan kerapan sapi tradisional dari wilayah Sapudi, ke tingkat Kabupaten Sumenep, Selasa hingga Kamis (28-30/09) kemarin telah berlangsung Lomba Kerapan Sapi Tradisional tahun 2010 yang dipusatkan di Lapangan Desa Sokarame Pesisir, Kecamatan Nonggunong. Pelaksanaan kegiatan yang merupakan tradisi masyarakat, khususnya Pulau Sapudi ini diikuti sebanyak 90 pasang sapi kerapan dari 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Gayam, dan Kecamatan Nonggunong ini dihadiri Pengurus Paguyuban Sapi Kerapan Indrajit Kabupaten Sumenep. Camat Nonggunong, Drs. Wismadi Laksono, MH ketika membuka pelaksanaan Lomba Kerapan Sapi Tradisional tersebut mengharapkan, untuk lebih meningkatkan dan melestarikan budaya tradisional yang merupakan warisan nenek moyang itu perlu adanya kemauan dan tekad dari segenap warga masyarakat, khususnya para pemilik dan mengembang sapi kerapan mampu memperhankannya, sehingga budaya tradisional milik bangsa Indonesia ini dapat berlangsung dengan baik. Selain itu Camat Nonggunong minta kepada para pemilik sapi hendaknya memelihara dan merawat sapinya dengan baik, sebab potensi sapi kerapan yang ada di Pulau Sapudi ini merupakan bibit sapi terbaik dan cikal bakal sapi kerapan yang ada di Madura, bahkan diluar Madura. Sedangkan pemenang sapi kerapan untuk wilayah Sapudi ini diantaranya, untuk bagian menang, Juara I Pentul Jadwal milik Jelsi dari Desa Rosong Kecamatan Nonggunong, Juara II Layang Kumitir milik Angwan dari Desa Sokarame Timur Kecamatan Nonggunong, dan Juara III Rajawali Sakti milik Buasma dari Desa Sokarame Pesisir. Untuk bagian kalah, Juara I Piring Terbang milik Tolak Suharip Desa Kalowang Kecamatan Gayam, Juara II Kupu-kupu Sariwangi milik Sariyani Desa Rosong Kecamatan Nonggunong, dan Juara III Macan Pendek Dua milik H. Eksan Untung dari Desa Sokarame Pesisir. ( JuP-30, Esha )