News Room, Selasa ( 20/01 ) Gebrakan Polres Sumenep dalam upaya melakukan razia dan penindakan terhadap pelaku kejahatan, seperti pencurian dan perdagangan motor bodong (tanpa surat) mendapat respon dari kalangan masyarakat. Salah satunya datang dari aktifis LSM Gerindo Sumenep, Sarkawi Pramanata. Menurutnya, upaya Polres Sumenep yang melakukan razia di kapal Dharma Bahari Sumekar II, yang akan berangkat ke pulau Kangean dari Pelabuhan Kalianget merupakan langkah tepat yang harus di dukung semua kalangan. Sebab, selama ini disinyalir kepulauan merupakan area pelarian motor-motor hasil tindak kejahatan maupun motor bodong dari beberapa tempat. “Saya acungi jempol, langkah Polres Sumenep yang akan memberantas banyaknya motor bodong di Kabupaten Sumenep, khususnya di kepualuan,â€Âujar Sarkawi. Menurutnya, selama ini lembaganya sudah sering melaporkan dugaan terjadinya transaksi gelap yang sering dilakukan oleh oknum di Pelabuhan Kalianget. Namun, ternyata baru saat ini aparat benar-benar bisa membuktikan laporannya. Kapolres Sumenep, AKBP. H. Umar Effendi, SIK, M.Si ketika dikonfirmasi News Room mengungkapkan, pihaknya tetap merespon semua masukan dari masyarakat, utamanya terkait dengan bantuan informasi yang bisa diharapkan memberikan petunjuk kepada kepolisian untuk mengusut lebih lanjut. Mengenai razia yang dilakukan anggota Intel dan Reskrim Polres Sumenep pada hari Minggu (19/01) kemarin di kapal DBS II memang merupakan target kepolisian dalam rangka mengantisipasi pengiriman motor hasil kejahatan dan motor bodong ke kepulauan. “Kita berhasil menggagalkan dan mengamankan 8 unit sepeda motor tanpa surat-surat atau memiliki surat dari lising, namun diduga mati dan mencurigakan bagi petugas,â€Âujar Kapolres yang baru sebulan di Sumenep ini. Yang jelas tegas H. Umar Effendi, pihaknya akan terus memperketat perilaku tindakan kejahatan di Bumi Sumekar ini. Sebab, selam ini diduga kepulauan seringkali dijadikan sasaran pelarian motor hasil kejahatan dan sebagainya. ( Ren, Esha )