Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-01-2011
  • 5580 Kali

Manfaatkan Balai Desa Sebagai Pusat Pelayanan Masyarakat

News Room, Sabtu ( 01/01 ) Ditengah-tengah gencarnya program kerja Bupati Sumenep yang baru dalam mengajak seluruh perangkat pemerintah, mulai dari Kabupaten hingga Desa, dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bagi Desa Braji bukan hal baru untuk betul-betul melaksanakan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Kepala Desa Braji, Khairudin mengaku sejak diamanahkan masyarakat untuk memimpin pemerintahan di Desa Braji, pada akhir 2006 lalu, pihaknya sudah bertekad untuk mewujudkan tekad dan janjinya itu kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang telah mempercakan pada dirinya tidak sia-sia bahkan menyesal. “Syukurlah, semua perangkat Desa Braji juga mendukung tekat kami untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, utamanya dengan melaksanakan tugas sehari-hari di Balai Desa sebagai pusat pelayanan masyarakat,”ujarnya. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat desa memang tidak bisa hanya dilakukan di Balai Desa saja, namun terkadang tetap melaksanakan pelayanan kepada masyarakat ketika betul-betul mendesak dan membutuhkan pelayanan dirumah dan sebagainya. Namun, keberadaan Balai Desa sejak difungsikan sebagaimana mestinya masyarakat pada akhirnya betul-betul menyadari dan memanfaatkan pelayanan pada saat jam kantor sebagaimana mestinya, sehingga sedikit demi sedikit pelayan dirumah Kepala Desa mulai berkurang. Dan masyarakat yang datang ke Balai Desa bisa terlayani dengan baik dan tidak sampai kecewa. Menurut Khairudin, disamping sebagai tempat pelayanan adminitrasi, Balai Desa juga menjadi tempat bermusyawarah warga dalam membahas berbagai kegiatan pembangunan desa. Sehingga, tidak heran jika rapat-rapat kelompok masyarakat (Pokmas) Kelompok Tani (Poktan) juga seringkali dilakukan di Balai Desa, apalagi penduduk Desa Braji mayoritas memang petani. “Yang jelas Balai Desa bisa menjadi multi fungsi bagi masyarakat untuk mendapat pelayanan sekaligus tempat bermusyawah antar warga,”tambahnya. ( Ren, Esha )