Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-10-2009
  • 348 Kali

Masing-Masing Satker Lebih Berperan Tangani PNS “Nakal”

News Room, Kamis ( 08/10 ) Pimpinan Satker mempunyai andil dalam memberikan pembinaan maupun sangsi terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan pelanggaran maupun tindakan indisipliner. Dan apabila sudah tidak bisa dibina baru kemudian dilakukan pembinaan hingga ke Inspektorat. Hal tersebut diakui Inspektur Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, Msi ketika ditemui sejumlah wartawan dikantornya tadi pagi, Kamis (08/10). Menurutnya justeru yang memiliki banyak peran terhadap penegakan sangsi maupun pembinaan terhadap PNS yang nakal justeru dari pimpinan instansi yang bersangkutan. “Misalnyaketika terjadi terhadap guru maka yang banyak tahu justeru Kepala Sekolahnya, Kemudian Kepala Sekolah dari UPT Dinas Pendidikan dan seterusnya,” ujar H. Saleh. Diakui, baru ketika sudah tidak bisa diselesaikan di instansi yang bersangkutan bisa dilaporkan ke Inspektorat untuk selanjutnya dilanjutkan kepada Bupati. dari beberapa kasus pelanggaran yang dilakukan oleh PNS, menurut Saleh, tetap lebih diarahkan untuk dilakukan pembinaan. Meskipun ada juga yang dilakukan sangsi seperti penurunan pangkat hingga sangsi pemberhentian. Saleh juga mencontohkan, seperti kasus salah seorang Kepala Sekolah SMP di kepulauan yang dilaporkan sebelumnya oleh para guru disekolah tersebut, memang sudah masuk ke Inspektorat dan semua unsur sudah dipanggil. Baik yang melaporkan, komite sekolah dan pihak yang dilaporkan. Namun hasilnya sudah tidak ada masalah waktu itu, ketika kemudian ada persoalan kembali harus ada laporan baru, dan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan baru itu. Karena itu mantan Kepala Kepegawaian Kabupaten Sumenep ini berharap agar masing-masing Satker melaksanakan fungsinya untuk memberikan pembinaan kepada PNS yang ada di lingkungannya. Sebab, tidak mungkin Inspektorat bisa mencakup semua lembaga yang ada. Bahkan untuk masing-masing wilayah sudah terbagi dimasing-masing pembantu wilayah di Inspketorat dalam penanganannya. ( Ren, Adjie )