Media Center, Jumat ( 19/02 ) Setelah 12 desa di Kecamatan Guluk-guluk melaksanakan Musrenbangdes pada bulan Januari 2021 kemarin, maka pada Kamis (18/02/2021) dilaksanakan Musrenbangcam Program Usulan tahun 2022, di Pendopo Kantor Camat setempat.
Musrenbangcam tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), Kepala Desa (Kades), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Koordinator Dinas di Kecamatan Guluk-guluk.
Plt Camat Guluk-guluk, M. Sidqi ZN, SE, MM mengatakan, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena mengacu kepada Protokol Kesehatan ( Prokes) Covid-19, sehingga hanya dihadiri Forkopimka, Kepala Desa, BPD dan Koordinator Dinas.
"Memang Musrenbang kali ini dilaksanakan sesuai petunjuk dan kesepakatan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk tetap mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19," ungkap Sidqi dalam sambutannya, Kamis (18/02/2021) kemarin.
Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun kondisi negara kita dilanda wabah Covid-19, Musrenbang tetap dilaksanakan, karena ini merupakan progran pemerintah pusat yang harus dilaksanakan untuk menjamin kesinambungan pembangunan di desa, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"Untuk itu, kepala desa benar-benar memperhatikan skala prioritas program pembangunan di desanya masing-masing, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat desa terealisasi dengan baik," pintanya.
Sidqi menambahkan, tujuan Musrenbangcam ini untuk menginput usulan-usulan program kegiatan pembangunan di beberapa desa hasil Musrenbangdes yang telah dilaksanakan sebelumnya.
"Hal lain yang menjadi fokus usulan masyarakat dan butuh perhatian dari Pemkab Sumenep yakni kondisi jalan protokol Kecamatan Guluk-guluk yang rusak parah tepatnya di Desa Ketawang Laok," pungkasnya. ( Rasyid, Fer, Han)