Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2016
  • 531 Kali

Memungut Yang Tercecer Dari Sejarah Sumenep

News Room, Senin ( 29/08 ) Sejarah Sumenep sejatinya bukan hanya yang tertulis di naskah buku babad maupun buku sejarah yang lahir belasan tahun lalu. Sejarah Sumenep kompleks. Demikian kompleksnya, sehingga justru yang tertulis itu hanya sebagian kecil dan tak utuh : yang tercecer, tentu lebih banyak lagi. 

"Ya, makanya Sejarah manapun itu tidak akan pernah selesai untuk ditulis,"kata RB. Moh. Muhlis, salah seorang pemerhati sejarah di Sumenep pada Media Center.

Sumber Sejarah Sumenep juga banyak. Menggalinya juga tak cukup di Sumenep. Perlu menjelajah, bahkan hingga ke mancanegara. "Iya, Sumenep kan pernah dijajah Belanda. Banyak data-data otentik yang tersimpan di sana,"kata guru salah satu SD kepulauan ini. 

Oleh karena itu, menurut Muhlis memang diperlukan waktu, tenaga dan tentu saja dana yang tidak sedikit untuk menggali sejarah Sumenep hingga utuh.

Apa yang dikatakan Muhlis dibenarkan oleh Budayawan Sumenep Edhi Setiawan, SH. Menurut salah satu anggota Tim Penyusun Buku Sejarah Sumenep Disparbud 2003 itu, data-data yang tersimpan di Museum Belanda banyak. "Tak hanya data, benda-benda bersejarah atau pusakanya juga. Kalau mau nulis sejarah yang utuh, ya harus ke sana," kata Edhi.  ( M. Farhan, Esha )