Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-08-2010
  • 347 Kali

Minggu Kedua Ramadhan Kenaikan Harga Semakin Tinggi

News Room, Senin ( 23/08 ) Naiknya harga beberapa kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan ini sepertinya masih terus terjadi. Dari hari-kehari mendekati Idhul Fitri 1431 Hijriyah, beberapa kebutuhan pokok naik. Seperti, beras, daging, minyak dan beberapa kebutuhan lainnya. Bahkan, sejak minggu kedua ini yang paling menonjol harga daging ayam disalah satu pasar tradisional di Sumenep mulai merangkak naik dari harga sebelumnya. Bayangkan, jika sebelumnya masih dibawah Rp.40.000,00/kilogram, saat ini sudah kembali naik Rp. 45.000,00, padahal, jika pada hari-hari biasanya harga daging ayam hanya berkisar Rp. 30.000,00 hingga Rp. 35.000,00/kilogram. Jika kebutuhan terus meningkat, dimungkinkan harga tersebut akan terus melambung hingga mendekati Hari Raya nanti. Menurut salah seorang pengunjung Pasar Anom Baru Sumenep, Juharia (38) mengaku, kenaikan harga daging ayam itu saat ini memang tidak seperti biasanya. Sebab, kadang dalam sehari naiknya bisa mencapai Rp. 50.000,00. Padahal sebelumnya, kenaikannya hanya berkisar Rp. 2.000,00 hingga Rp. 3.000,00 itupun dalam hitungan minggu. “Saya juga tidak tahu penyebab kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok lainnya pasar. Kami hanya bisa berharap harga kebutuhan pokok itu nantinya bisa diatasi oleh Pemerintah, sehingga masyarakat tidak panik,”ujarnya. Ibu rumah tangga lainnya, Sarifa (45) meminta naiknya berbagai kebutuhan di pasar menjadikan dirinya enggan untuk membeli kebutuhan seperti biasa, sehingga demi mengirit pengeluaran, dia harus pintar memilih kebutuhan. Jika perlu, hanya cukup untuk membeli separuh dari biasanya. Sedangkan sisanya bisa dibelikan bahan lain yang tidak terlalu tinggi harganya, namun dapat memenuhi kebutuhan pokok. “Biasanya, saya membeli daging ayam setengah kilogram untuk kebutuhan beberapa hari, namun terpaksa untuk mengirit pengeluaran, saat ini hanya membeli seperempat kilogram. Lebihnya bisa saya beli lauk pauk lainnya yang lebih murah,”pungkasnya. ( Ren, Esha )