News Room, Selasa ( 18/08 ) Menjelang bulan Suci Ramadhan, sejumlah lokasi prostitusi yang mulai menjamur di Kabupaten Sumenep, mendapat perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Untuk itu, MUI mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), supaya melakukan razia bagi lokasi yang digunakan sebagai tempat mesum. Ketua MUI Cabang Sumenep, Drs. KH. Moh. Safraji mengatakan, razia itu sangat perlu. Sebab, dibulan puasa nanti wilayah Sumenep harus dipastikan bebas dari hal-hal yang bisa mengurangi pahala puasa. “Kami meminta pada Satpol PP, mulai sekarang betul-betul melakukan razia bagi tempat lokalisasi maupun prostitusi, karena tempat tersebut dianggap akan mengganggu bagi umat muslim yang menunaikan ibadah puasa,â€Âterangnya. Ia menjelaskan, selain itu pihaknya juga meminta kepada pemilik warung makan dan minum, supaya tidak berjualan disiang hari, apapun alasannya. “Ini demi menghormati pelaksanaan puasa,â€Âkatanya. Desakan razia bagi lokasi prostitusi dan tempat yang digunakan mesum itu, kata KH. Moh. Safraji, berdasarkan keluhan masyarakat yang diterimanya. Selama ini, banyak lokasi yang dijadikan tempat mesum oleh pasangan muda-mudi. ( Nita, Esha )