News Room, Rabu ( 08/04 ) Perubahan musim yang dibarengi oleh hembusan angin, tentu sangat berpengaruh pada roda transportasi, khususnya transportasi jalur air atau jalur laut. Kecepatan arah angin jelas menentukan tinggi gelombang laut, sehingga ketika tinggi gelombang melebihi batas normal, maka perjalanan laut bisa mengancam keselamatan penumpang.
“Untuk saat ini perairan Sumenep masih kondusif. Kecepatan angin saat ini berada di kisaran 5 sampai 35 kilometer perjam,”kata Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Endriyono pada News Room, Rabu (08/04).
Menurut Endriyono, kondisi perairan dikatakan ekstrem, jika kecepatan angin melebihi 45 kilometer perjam. “Biasanya tinggi gelombang yang esktrem itu sudah melebihi 2,5 atau 3 meter. Tapi, kalau saat ini dalam taraf aman,”tambahnya.
Sebelumnya pernah diberitakan, saat ini Sumenep memasuki musim transisi, yakni peralihan musim penghujan ke musim kemarau. Di masa ini, cuaca di Sumenep semakin tak menentu. Curah hujan yang turun saat ini masih relatif sering, dengan disertai hembusan angin kencang dari arah timur tenggara.
BMKG Kalianget sendiri memperkirakan bulan April ini sebagai awal masuknya musim kemarau. Tepatnya dasarian terakhir bulan April 2015 hingga dasarian pertama bulan Mei 2015. ( Farhan, Esha )