Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-08-2006
  • 529 Kali

NSP KENALKAN TEORI RISET PADA ANAK TK

Sumenep-Kominfo News Room : Pengenalan teori riset sejak dini dengan konsep bermain sambil belajar, perlu dilakukan terhadap anak yang masih duduk ditingkat Taman Kanak-kanak (TK), agar dalam bermain anak tersebut tidak merasa belajar. Karena itu, sebagai pengenalan awal, Ketua Ngadek Sodek Parjuga (NSP) Sumenep, Januar Herwanto, Kamis pagi (24/08) mengundang 80 anak TK Wijaya Kusuma, untuk belajar riset yang ditempatkan di Taman Sains miliknya. Januar menuturkan, model semacam itu dilakukan, tidak lain untuk mengajak anak berpikir holistik yang menembus ruang dan waktu, mengingat pola ini berorientasi pada pemberdayaan otak belahan kiri dan kanan. Karena, menurut Januar, selama ini kebanyakan sekolah hanya terfokus pada otak kiri saja, yang mengandalkan hafalan, bukan pada kreatifitas anak, sehingga tidak heran jika lulus, anak tersebut menjadi tidak kompetitif dalam dunia persaingan menguasai materi belajar. Ia menerangkan, dalam tatap muka kali pertama itu, pihaknya hanya mengenalkan bagaimana sistematika ulat makan daun. Karena, sesuai dengan tujuan awal, kegiatan itu memang untuk mengajak anak bermain sambil belajar. Januar menjelaskan, sebagai pelengkap dan pembelajaran bagi anak TK, pihaknya menyediakan secara gratis buku mengenai ilmu pengetahuan dalam bentuk cerita. Bahkan, pihaknya juga menyediakan komik dan alat peraga gelombang suara, serta konsep Black Home yang didalamnya mengandung kinematika tata surya. Hal itu dilakukan, untuk memberikan pencerahan bagi anak dalam memahami fenomena alam secara ilmiah. Lebih lanjut Januar berharap, kegiatan semacam itu dilaksanakan di tiap-tiap kota se Madura. Karena, pihaknya khawatir dengan adanya Jembatan Suramadu, masyarakat Madura nantinya hanya menjadi tamu di rumah sendiri.( Nita, Esha )