Sumenep-Kominfo News Room : Dalam upaya mengoptimalkan konsep Manejmen Berbasis Sekolah (MBS) dimasing-maing lembaga pendidikan tingkat SD/MI, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengelar rapat koordinasi, Senin pagi (19/11) di SDN Pangarangan I. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, kegiatan ini termasuk salah bantuan MBS dari UNECEF, dengan tujuannya memantapkan program demi terwujudnya pola pikir yang sama antar pelaku pendidikan agar mampu melaksanakan konsep MBS secara maksimal. Pelaksnaan MBS ini sudah berlangsung sekitar 2 atau 3 tahun lalu, dan sebagai pilot projek MBS dari UNECEF di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Pragaan dan Kecamatan Ambunten, sedangkan pilot projek dari Jawa Timur di Kecamatan Batang-batang , namun sejak tahun 2007-2008 Pemerintah Kabupaten telah mengembangkan program MBS di semua Kecamatan. H. Moh. Rais menyatakan, program MBS ada 5 kegiatan, diantaranya rapat koordinasi, loka karya, penyusunan rencana pendidikan, pelatihan dan pelaksanaan advokasi apliaksi MBS, hanya saja, program MBS ini hingga kini pelakasanaannya belum maksimal, sebab pendidikan yang efektif ada 3 faktor yang harus terpenuhi. Ketiga faktor itu yaitu pemenuhan sarana dan prasarana, tenaga pendidik yang profesional. H. Moh. Rais berharap untuk memaksimalkan program MBS ini, elemen amsyarakat ikut aktif mendukung kegiatan pendidikan, mengingat untuk meningkatkan mutu pendidikan bukan hanya tangung jawab pemerintah. Saat ini untuk tingkat nasional, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan perlu dukungan masyarakat, sebab meski pemerintah telah memutuskan harus mengalokasikan dana pendidikan sebesar 20 prosen, namun hinga kini belum terealisasi, sehinga membutuhkan dukungan dari masyarakat.(Yasik,Esha )