News Room, Rabu ( 16/12 ) Keberadaan struktur tanah di Kabupaten Sumenep adalah batu bertanah, akan tetapi dengan struktur tanah yang seperti itu dapat menghasilkan pertanian yang bagus, khususnya Pajale (padi, jagung dan kedelai).
Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, peningkatan program ketahanan Pangan tahun 2016 di Kabupaten Sumenep akan tercapai. Sesuai Target Upsus Pajale tahun 2015, yaitu 6,5 ton per-hektar dan untuk sasaran Upsus Pajale tahun 2016 dapat meningkat 6 persen per- hektar.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si mengungkapkan, berkat dukungan semua pihak, pihaknya yakin dimusim tanam kali ini akan mampu meningkatkan kualitas pertanian.
“Apalagi saat ini juga bekerjasama dengan TNI-AD, sehingga saat ini sudah tidak ada kelompok tani maupun UPT yang berani bermain-main, sehingga semua bantuan sudah tepat pada sasaran,”ungkapnya.
Diakui Bambang, pihaknya telah melakukan pertemuan bersama Pejabat Bupati Sumenep, Drs Ec. Sudahramawan, MM beserta Dandim 0827/Sumenep, serta pihak terkait lainnya dalam mensukseskan program ketahanan pangan yang saat ini sudah berjalan dengan baik, dan sudah ada peningkatan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, pengawasan terhadap pengalihan lahan persawahan merupakan persoalan yang memang harus menjadi perhatian bersama, karena pelaksanaan cetak lahan pertanian sangat penting, agar peningkatan produksi pertanian juga semakin meningkat.
“Termasuk pula bukan soal kelangkaan pupuk, tetapi kekurangan pupuk harus disiasati sebelum musim tanam. Karena itu, pengadaan pupuk harus segera kami lakukan sesuai dengan aturan yang ada,”tambahnya. ( Ren, Esha )