News Room, Kamis ( 01/07 ) Dalam rangka Hari Bhayangkara ke 64 pada 1 Juli 2010 hari ini, hendaknya menjadi pemicu kinerja Kepolisian untuk lebih meningkatkan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Karena itu, upaya yang telah dilakukan selama ini, perlu terus dilakukan evaluasi dan introspeksi diri, sehingga dapat menambah nilai plus dimata masyarakat. Meskipun dalam satu sisi, kinerja kepolisian khususnya di Sumenep sudah menunjukkan profesionalismenya, namun kemungkinan sebagian masyarakat ada yang menilai masih ada kelemahan. Jadi harus terus dilakukan evaluasi, bila perlu bisa mengundang para tokoh dan masyarakat, yang bisa memberikan masukan untuk melakukan perubahan lebih baik. Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi A DPRD Sumenep, KH. Khairul Amin, SH ketika ditemui News Room tadi siang, Kamis (01/07) usai acara Sidang Paripurna di DPRD Sumenep. Menurutnya, dalam kacamata sebagai wakil rakyat, selama ini diakui kepolisian sudah cukup respons dalam menanggapi permasalahan yang terjadi di masyarakat. “Namun, itu tidak lantas menjadi terlena, tapi harus terus ditingkatkan. Karena, bagaimanapun banyak persoalan hukum yang terjadi di masyarakat yang perlu terus menjadi perhatian,â€Âujar Khairul Amin. Karena itu, tegasnya, Polisi diharapkan lebih memberikan pengayoman kepada masyarakat, disamping juga melaksanakan penegakan hukum, di sektor pelayanan, misalnya pembuatan SIM, dan pengurusan surat-surat bermotor di Samsat, perlu terus dilakukan peningkatan pelayanannya, sehingga masyarakat merasa puas serta pas harga dan waktu. “Artinya tidak membuat masyarakat merasa dipersulit dan biaya yang mahal dan sebagainya. Misalnya, dengan tidak membiarkan calo maupun oknum tertentu yang mengambil keuntungan dengan cara membodohi masyarakat,â€Âtambahnya. Sementara itu, salah seorang aktifis LSM Gerindo Sumenep, Syarkawi mengakui, dari berbagai sisi, kinerja kepolisian cukup dinilai baik, hanya saja tegas Syarkawi, juga perlu kesungguhan dalam menangani kasus, utamanya yang berhubungan dengan masyarakat kecil. Hendaknya mereka lebih diayomi untuk lebih mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana mestinya. “Kami berharap kinerja kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, benar-benar menjaga netralitas dan profesionalismenya. Sebab, terkadang selama ini respons terhadap berbagai masalah hukum dibawah yang ditangani, masih belum maksimal,â€Âpungkasnya. ( Ren, Esha )