Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-05-2006
  • 695 Kali

PATAHAN AKTIF PENYEBAB BENCANA GEMPA DI YOGYAKARTA

Sumenep-Kominfo News Room : Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral mengumumkan penyebab gempa di Yogyakarta akibat adanya aktivitas sesar atau patahan aktif. Patahan itu terjadi dibagian selatan Yogya dari arah barat timur laut dengan kedalaman 17,1 kilometer. Gempa yang bersumber dekat pantai itu dipastikan tidak akan menyebabkan terjadi tsunami. Karena itu warga diminta jangan panik. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Gempa Bumi dan Gerakan Tanah, Soerono, saat jumpa pers di Gedung Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Bandung, Sabtu (27/05). Soerono memperkirakan goncangan kecil akan masih dirasakan. Namun goncangan itu dengan sendirinya akan stabil. Sedangkan lokasi gempa tersebut, terletak pada koordinat 8,007 derajat lintang selatan (LS), 110,286 derajat barat timur (BT), atau terletak pada posisi 25 kilometer barat daya Kota Yogyakarta dan 115 kilometer selatan Kota Semarang. Kekuatannya 6,2 Skala Richter (data USGS, Amerika Serikat). Dari catatan yang ada, Yogya memiliki sejarah gempa, diantaranya pada tahun 1867. Saat itu sebanyak 372 rumah roboh dan 5 orang meninggal. Sedangkan pada tahun 1943 sebanyak 213 orang meninggal dunia dan 2.069 orang luka-luka. Sementara gempa pada tahun 1981, Hotel Ambarukmo sempat retak-retak. ( Detikcom, Esha )