News Room, Senin ( 09/01 ) Setelah sempat tertunda selama dua kali, akhirnya Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Belluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berlangsung aman dan lancar. PAW Kades Belluk Kenek itu tuntas digelar hari ini, Senin (09/01/2017).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep, H. Ahmad Masuni, SE., M.M., mengaku bersyukur PAW Kades Belluk Kenek telah usai dan berjalan kondusif.
“Alhamdulillah pelaksanaan PAW Kades Belluk Kenek tidak menyisakan persoalan. Semuanya berjalan aman dan lancar,” kata Masuni, Senin (09/01/2017).
Dikatakan, sesuai hasil kesepakatan penetapan kepala desa definitif dilakukan dengan cara musyawarah pemilihan secara tertutup. Sesuai Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 14 tahun 2016 tentang Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa Antar Waktu Melalui Musyawarah, peserta musyawarah sebanyak 26 orang.
Perinciannya, 21 tokoh yang ditunjuk oleh kepala dusun, dan 5 peserta merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Kami sudah menerima laporan hasil penetapan PAW Kades Belluk Kenek. Bahkan, kami telah berkoordinasi dengan panitia agar Kades terpilih segera menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2017,” terangnya.
Calon PAW Kades Belluk Kenek terdapat tiga orang, yakni Syafi’i, Hasyim dan Subahri. Sesuai hasil perolehan, Syafi’i tidak memperoleh suara, Hasyim mendapatkan 2 suara, dan Subahri mendapatkan sebanyak 14 suara dan 1 suara tidak sah. Sehingga Subahri ditetapkan sebagai Kades Belluk Kenek terpilih.
”Untuk pelantikan diperkirakan akan dilakukan Maret mendatang, tapi tidak ada salahnya kalau APBDes disusun saat ini, agar anggaran di desa cepat terlaksana,” jelasnya. ( Nita, Fer )