Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-09-2009
  • 546 Kali

PDAM Menunggu Permintaan Distribusi Air Ke Daerah Kekeringan

News Room Meskipun sejak awal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumenep, mempersiapkan suplai air bersih ke sejumlah daerah yang kesulitan air, namun hingga saat ini belum ada permintaan secara khusus bantuan air ke PDAM Sumenep oleh pihak Pemkab Sumenep. Sebab, untuk melaksanakan program bantuan air bersih pada masyarakat diperlukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Sumenep. Hal tersebut diakui Direktur PDAM Sumenep, Drs. Ec. RM. Zainal Alim, MM kepada sejumlah wartawan. Diakui setiap tahun utamanya pada musim kemarau panjang sejumlah daerah yang rawan terjadi kekeringan, yakni Kecamatan Pragaan, Ambunten, Pasongsongan, Batu Putih dan di pulau Gili Genting. "Namun untuk tahun ini yang rawan terjadi kekurangan air di Kecamatan Pragaan dan Ambunten. Hanya saja untuk melaksanakan program suplai air kesana kami masih menunggu koordinasi dengan pihak Pemkab Sumenep."Ujar Zainal. Diakui, beberapa permintaan air bersih pada musim kemarau memang seringkali dilakukan oleh sekelompok masyarakat maupun permintaan dari Desa tertentu, seperti halnya untuk di Kecamatan Saronggi, seringkali yang melakukan permintaan, di Desa Tanah Merah dan Desa Langsar yang selama ini sering kesulitan air bersih. Kalau secara perorangan maupun permintaan Desa menurut Zainal, tetap dilayani dengan membayar konntribusi untuk biaya transportasinya saja. Sementara untuk volume air di daerah perkotaan, menurut Zainal hingga saat ini tidak ada masalah. hanya saja tegasnya, meskipun kadar air PDAM masih aman, namun diharapkan para pelanggan PDAM tetap harus selalu hemat air dan menggunakan air sesuai kebutuhan. Dan sebaiknya mematikan kran air apabila tidak dibutuhkan atau ditinggal pergi, sehingga tidak terjadi pemborosan air dan tagihan rekening PDAM yang tinggi.(ren)