Media Center, Jumat ( 05/05 ) Kegiatan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Kwarda Jawa Timur
Zona X Madura di Desa Kebunagung Kecamatan Kota Sumenep, yang diikuti
1000 peserta Pramuka Penegak dan Pandega se Madura, ternyata juga
mengundang kepedulian para Pelatih Pembina Pramuka yang tergabung di
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kwarcab (Pusdiklat) Arya Wiraraja Kwarcab
Sumenep, untuk melaksanakan kegiatan bhakti bersama para peserta
Festival Wirakarya Kampung Kelir.
Ketua Pusdiklat Arya Wiraraja
Kwarcab Sumenep, Drs. RB. Hasanudin, kepada Media Center, Jum’at (05/05)
mengungkapkan, melihat semangat ribuan adik-adik Pramuka Penegak
peserta Festival Wirakarya Kampung Kelir yang melaksanakan pengecatan,
para Pelatih Pembina Pramuka di Sumenep, tentu tidak ingin berpangku
tangan melihat adik-adiknya bekerja dan berkarya nyata.
“Kami para
pelatih yang notabeni selalu memberikan semangat kepada para pembina
dan sebagai adik-adik Pramuka di Gudep juga ingin turut serta membaur
bersama adik-adik mewujudkan Kampung Kelir yang betul-betul
clear,”ungkapnya ditemui disela-sela melakukan pengecatan fasilitas umum di sepanjang jalan menuju Asta Tinggi.
Menurutnya, pihaknya juga mengerahkan sekitar 60 orang Pelatih Pembina
Pramuka yang ada di Kwarcab Sumenep. Bahkan, mereka juga berkelompok
menjadi tiga kelompok kerja yang memiliki tanggung jawab melakukan
pengecatan dinding, mulai dari gapura pintu masuk hingga hampir menuju
lokasi Asta Tinggi.
Sementara, Ketua Sangga Kerja Festival
Wirakarya Kampung Kelir Zona X Madura, Atikurrahman, mengaku salut dan
menyampaikan terima kasih kepada kakak-kakap Pelatih Pembina Pramuka di
Sumenep yang turut serta mensukseskan Festival Wirakarya Kampung Kelir.
“Karena kesuksesan Festival Wirakarya Kampung Kelir ini tidak hanya
kesuksesan peserta, namun seluruh komponen Pramuka, Pemerintah, lembaga
terkait dan seluruh masyarakat khususnya di Desa Kebunangung ini,”tandas
Atik, panggilan akrab anggota DKC Sumenep ini mantap. ( Ren, Esha )