Sumenep-Kominfo News Room : Sebanyak 8 Kecamatan, yakni Kecamatan Kota Sumenep, Batuan, Kalianget, Saronggi, Batang-batang, Lenteng dan Kecamatan Dasuk menunggak pelunasan PBB tahun 2006. Akibatnya, PBB Kabupaten Sumenep tahun 2006 baru terealisasi sebesar Rp. 3. 259.000.000,00 lebih atau sebasar 92,29 prosen dari target sebesar Rp. 3.005.000.000,00 lebih. Sekretaris Tim Intensivikasi PBB dan BPHTB Kabupaten Sumenep, Drs. Suparto menuturkan, sebanyak 8 Kecamatan itu hanya meluansi PBB sekitar 75 prosen. Namun demikian, kendati pelunasan PBB tahun 2006 menyisakan tunggakan, untuk target PBB berdasarkan sektor SKB ketetapan pusat sebesar Rp. 3,22 milyar sudah tuntas 100 prosen dengan realisasi sebesar Rp. 3,25 milyar. Alasan Kecamatan yang menunggak pelunasan PBB tidak jauh dari persoalan klasik yang sering terjadi setiap tahun, semisal double SPPT dan SPPT tidak bertuan. Menyingung langkah Tim Kabupaten untuk PBB tahun 2007 dan pelunasan tungggakan PBB 2006, Suparto menambahkan, Tim sudah menjemput bola dan turun kelapangan dan mengintruksikan, agar Camat beserta perangkat Desa untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang kewajibannya membayar PBB, karena kalau bisa melunasi PBB sesuai dengan batas akhir, pemerintah daerah mendapat reward dari pusat dan pemerintah daerah memberikan penghargan bagi Camat dan Kepala Desa yang telah melunasi PPB 100 prosen. Lebih juah Suparto menuturkan, Kecamatan yang termasuk 10 nominasi terbaik dalam melunasi PBB, yakni peringkat pertama Kecamatan Raas, Giligenting, Kangayan, Ambunten, Gapura, Guluk-guluk, Nonggunong, Masalembu, Pragaan dan Kecamatan Rubaru. Untuk peringkat pertama hingga kelima akan mendapat piagam dan penghargaan dari pemerintah daerah berupa uang sebesar Rp. 1.500.000,00. Sedangkan peringkat ke enam hingga ke sepuluh mendapatkan uang sebesar Rp. 1.000.000,00. Sementara untuk Desa yang melunasi PBB lebih awal di masing-masing Kecamatan memperoleh piagam dan penghargaan sebesar Rp. 600.000,00. ( Yasik, Esha )