News Room, Selasa ( 21/07 ) Dengan penerimaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) periode semester pertama tahun ajaran 2009-2010 atau semester kedua tahun anggaran 2009 ini oleh masing-masing lembaga pendidikan setingkat SD dan SMP di Kabupaten Sumenep, hendaknya betul-betul menjadi perhatian serius seluruh komponen. Baik dari Pemerintah, pengawas pendidikan, LSM, para orang tua siswa dan masyarakat secara keseluruhan. Hal tersebut diungkapkan salah seorang Pengamat Pendidikan di Sumenep yang juga aktifis Forum Dimensi Pendidikan, M. Yasin, SPd ketika ditemui News Room diruang kerjanya, Selasa (21/07). Menurutnya, pihak lembaga penerima BOS ini harus betul-betul mengoptimalkan pemanfaatan dana BOS sesuai standart pendidikan yang terbagi 13 kebutuhan kegiatan sebagaimana mestinya. "Meskipun mungkin dalam kondisi dimasing-masing sekolah berbeda dalam menentukan kebutuhan prioritasnya, namun kriteria yang sudah ada tidak lantas dilangkahi,"ujar Yasin. Misalnya saja, untuk kebutuhan pembelian buku referensi, pembelian buku teks panduan, pembiyaan ulangan harian, pembiyaan ujian semester, serta beberapa keperluan pembiayaan untuk kebutuhan pendidikan. Bahkan tegas Yasin, sekolah juga tetap harus memperhatikan bagi siswa yang benar-benar kurang mampu. Sebab, dalam BOS juga ada bantuan bagi siswa miskin, yang diharapkan dapat menikmati pendidikan dengan baik. Karena itu, pihaknya berharap kepada orang tua siswa dan masyarakat ketika ada permasalahan terkait penggunaan dana BOS, segera mengingatkan pihak sekolah. Bahkan jika tetap ditemukan adanya penyimpangan dan sebagainya, dapat memberikan masukan kepada instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan dan sebagainya, sehingga segera dapat dilakukan langkah-langkah perbaikan. ( Ren, Esha )