Sumenep-Kominfo News Room : Wakil kuasa pembelian tembakau Gudang Patean Sumenep, Fredy Kustianto menuturkan, sejak dibukanya gudang tembakau, yakni 5 hingga 7 Agustus 2006 kemarin, transaksi pembelian tembakau masih mencapai 8.400 ball atau 352 ton. Sedangkan, rencana pembelian tembakau tahun 2006 sebanyak 3.825 ton. Namun, tembakau yang masuk saat ini, mayoritas jenis tembakau tegal gunung yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Sumenep, diantaranya dari Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan, Lenteng dan Batuputih. Fredy mengaku, selama 3 hari tersebut, transaksi jual-beli tembakau memang tergolong masih sepi, hal itu terlihat dengan minimnya jenis tembakau yang masuk ke Gudang Patean ini. Fredy menilai hal itu terjadi, karena tembakau masih belum memasuki musim panen, sehingga pasokan tembakau masih kecil. Namun, Fredy memprediksi, minggu depan pembelian tembakau akan membludak atau mengalami peningkatan, mengingat puncak panen tembakau baru akan terjadi minggu depan. Fredy menjelaskan, harga pembelian tembakau tahun ini, memang mengalami peningkatan sebanyak Rp. 2.000,00 dibandingkan tahun 2005 lalu, yakni untuk jenis tembakau G+ sebesar Rp. 28.000,00,-, kemudian jenis G0 sebesar Rp. 26.000,00 dan jenis G- sebesar Rp. 24.000,00. Sementara untuk harga standart jenis tembakau 04+ sebesar Rp. 22.000,00, kemudian jenis 040 sebesar Rp. 20.000,00, dan jenis 04- sebesar Rp. 18.000,00. ( Nita, Esha )