Sumenep-Kominfo News Room : Pembukaan trayek baru lintas antar Kabupaten dalam Propinsi, yakni Probolinggo-Sampang dan Kalianget, yang merupakan rencana Wali Kota Probolinggo, hingga saat ini masih dalam penggodokan. Terbukti, setelah Dinas Perhubungan Pemerintah Propinsi Jawa Timur menggelar rapat dengan 3 instansi tekait, dan masing-masing Administrator Pelabuhan (Adpel), Jum’at kemarin (29/09) di Kantor Pemerintah Propinsi Jatim, ternyata pengaktifan trayek tersebut belum bisa dipastikan. Demikian diungkapkan Kepala Adpel Kalianget Sumenep, Suko, ketika dihubungi via telepon. Menurut Suko, sesuai dengan keterangan yang diberikan Wali Kota Probolinggo, bahwa trayek baru itu direncanakan dibuka, karena tersendatnya jalur darat antara Madura hingga Probolinggo, dengan kasus luapan lumpur dari Lapindo. Ia menuturkan, rencana itu digagas untuk membantu mempercepat jalur Probolinggo-Madura, khususnya Sumenep, yakni dengan membuka trayek baru dan mendatangkan kapal cepat. Ketika disinggung mengenai pengaktifan trayek baru itu, yang direncanakan sebelum Hari Raya, Suko menyatakan, nampaknya tidak bakal segera terwujud. Karena, para perusahaan pelayaran masih akan mengurus ijin berlayar di masing-masing Kabupaten yang akan disinggahi kapal cepat tersebut. Karena itu, kepastian trayek baru dibuka, masih menunggu keputusan dari Wali Kota dan Adpel Probolinggo sebagai penggas awal rencana tersebut. ( Nita, Esha )