Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-11-2007
  • 574 Kali

Pemda Diminta Siapkan Dana Perumahan

News Room, Senin ( 26/11) Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), Yusuf Asy’ari minta Pemerintah Daerah (Pemda) membuat Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan. Hal ini dimaksudkan untuk membantu pencapaian pembangunan rumah sederhana sehat (RSh) pada tahun 2009. “Anggaran di Kementerian Perumahan Rakyat sedikit. Tidak mungkin hanya mengandalkan alokasi dana yang ada. Jadi, daerah harus punya program perumahan sendiri,” ujarnya, usai penganugerahan Property Award di Hotel Hyatt, Sabtu malam (24/11). Menurut dia, Pemda bisa mandiri jika memiliki DAK perumahan. Selama ini, dia mengakui pemda mempunyai kendala dalam membangun RSh, karena tidak menyediakan dana khusus. “Nanti, jika Pemda sudah punya program perumahan sendiri, mereka tentu bisa memacu pembangunan rusunawa (rumah susun sederhana sewa) dan rusunami (rumah susun sederhana hak milik) di perkotaan, serta RSh di daerah pinggiran, “ tuturnya. Dia menuturkan, selama ini Pemda mengandalkan APBN untuk proyek perumahan. Berdasar Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), selama 2004-2009 ditargetkan pembangunan 265.000 unit Rsh. Selain itu, direncanakan dibangun 60.000 unit rusunawa dan 25.000 unit rusunami. “Hingga kini baru terealisir sekitar 30.000 unit rusunawa. Sedangkan proyek rusunami baru akan dimulai tahun 2008,” jelasnya. Menpera juga menyayangkan, hingga kini banyak Pemda belum fokus dalam membantu pembangunan perumahan. “Berdasarkan pengamatan, ternyata sektor perumahan ini hanya diurus pejabat setingkat Eselon IV. Seharusnya minimal ditangani pejabat Eselon III dan II,” katanya. Menpera optimis pembangunan RSh bisa tercapai, jika sektor perumahan ditangani pejabat level lebih tinggi. ( JP, Esha )