News Room, Rabu ( 19/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya mengembangkan Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo. Buktinya, di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011 dialokasikan anggaran dana untuk pembebasan lahan. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, pihaknya menyiapkan dana sebagai biaya pembebasan tanah untuk memperluas lahan Bandara Trunojoyo sebesar Rp. 2 milyar. Pihaknya memang menargetkan untuk perluasan lahan Bandara Trunojoyo tuntas pada tahun ini, sebab Pemerintah Daerah memperoleh kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011 sebesar Rp. 10 milyar, untuk pembangunan landasan pacu (run away) Bandara Trunojoyo. ”Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep untuk segera menyelesaikan pembebasan tanah di sekitar Bandara Trunojoyo. Karena, bantuan dari APBN bisa dilaksanakan, jika pembebasan tanahnya sudah selesai,”tegasnya. Bupati menyatakan, saat ini, kondisi Bandara Trunojoyo kurang memenuhi syarat, salah satunya masalah landasan pacu pesawat kurang panjang, karena keterbatasan lahan. Bandara Trunojoyo hanya memiliki landasan pacu pesawat sepanjang 905 meter, padahal idealnya landasan pacu itu sepanjang 1.000 meter lebih, dan di Bandara Trunojoyo juga belum dilengkapi dengan ruang tunggu penumpang. ”Karena itu, perluasan lahan merupakan kebutuhan yang harus dilakukan, dalam rangka mewujudkan komersialisasi Bandara Trunojoyo,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )