Media Center, Senin ( 18/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak menutup mata atas keberadaan pegawai
honorer di Sumenep dengan memberikan perhatian menyangkut
kesejahteraannya.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si
mengatakan, selama status pegawai honorer belum diangkat menjadi Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pemerintah Daerah telah memperhatikan
kesejahteraannya. Buktinya, Pemerintah Daerah telah memberikan insentif
setiap bulan yang menyesuaikan dengan kekuatan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.
“Kami memberikan insentif
tiap bulan kepada amsing-masing pegawai honorer sebesar Rp 350.000,-.
Pemerintah Daerah untuk insentif itu, mengucurkan dana sebesar Rp 7,4
milyar per-tahun untuk menunjang kesejahteraan mereka,”kata Bupati pada
acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Forum Guru Honorer Kategori 2
Sumenep, oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
(MPR-RI), Zulkifli Hasan, bertempat di Gedung Adipoday Sumenep, Senin
(18/09).
Bupati menyatakan, Pemerintah Daerah juga memperhatikan
jaminan kesehatan pegawai honorer dengan mengikut sertakan pegawai
honorer K-2 sebagai peserta BPJS Kesehatan.
”Untuk pegawai honorer
sebagai peserta BPJS, Pemerintah Daerah menanggung iuran bulanan
kepesertaannya dengan total anggaran mencapai Rp 540 juta
per-tahun,”tegas Bupati.
Bupati mengungkapkan, pegawai berstatus
honorer K-2 di Kabupaten Sumenep saat ini berjumlah 1.765 orang.
Rinciannya, tenaga guru sebanyak 1.420 orang, dan tenaga administrasi
sebanyak 345 orang.
Pihaknya berharap pemerintah betul-betul
memperhatikan nasib dan status pegawai berstatus honorer, karena tidak
hanya memberikan nilai positif bagi pegawai honorer K-2, tetapi juga
berdampak positif bagi pembangunan daerah.
“Kabupaten Sumenep saat
ini, kekurangan Pegawai Negeri Sipil, karena dari 1 juta lebih penduduk
Sumenep, persentase PNS-nya hanya 0,9 persen, atau sebanyak 9.727
orang. Tentu angka itu masih jauh dari jumlah ideal, termasuk seandainya
seluruh honorer k-2 ini pun diangkat menjadi PNS,”pungkas Bupati dua
periode ini. ( Yasik, Esha )