Sumenep-Kominfo News Room : Pemerintah daerah merencanakan mengucurkan dana bantuan untuk korban tragedi tenggelamnya perahu nelayan yang mengangkut masyarakat Raas antara perairan selat Raas dan Gayam, Rabu pagi (01/10). Kepala Bidang Bantuan Sosial pada Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. Ali Rahmad mengatakan, yang menentukan pemberian bantuan untuk korban tenggelamnya perahu itu bergantung dari keputusan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dan saat ini pihaknya telah mengajukan surat permohonan persetujuan pemberian bantuan itu. Menyoal nominal bantuan untuk masing-masing korban, Ali Rahmad mengatakan, pihaknya tidak bisa memastikan, namun yang pasti pemerintah daerah tetap akan memberikan bantuan kepada masing-masing korban, apalagi Bupati memilki kepedulian yang sangat tinggi terhadap korban musibah seperti ini. Ketika perahu nelayan yang tenggelam itu sedang mengangkut sebanyak 21 orang dan 5 kendaraan roda dua, bahkan akibat kecelakan laut itu sedikitnya 11 orang meninggal dunia dan penumpang yang selamat hanya 10 orang. Sementara kronologis peristiwa nahas itu berdasarkan keterangan Camat Raas, Fatah Zamani, S.Sos, kata Ali Rahman, perahu dicalter berangkat dari pelabuhan Desa Kropoh menuju pelabuhan Sumur Tasek Kecamatan Gayam pada hari Rabu (01/10) pukul 10.00 WIB pagi, dengan membawa penumpang 16 orang asal Desa Karang Nangka Kecamatan Raas dan 1 orang dari Desa Kropoh Kecamatan Raas untuk kembali ke Bali yang akan menumpang kapal feri dari Gayam ke Jawa. Sebelum kembali ke Bali mereka akan berziarah ke Asta Nyamplong dan Asta Blingi Kecamatan Gayam, namun pada pukul 12.00 WIB diperairan antara selat Raas dan Gayam, perahu nelayan itu tenggelam karena tidak mampu melawan ombak dan angin timur, untungnya setelah berjam-jam perahu tenggelam, pada pukul 14.00 WIB ada perahu nelayan Makmur menolong korban yang hidup dan meninggal. ( Yasik, JuP-42, Esha )