News Room, Jum’at ( 25/11 ) Para pengunjung museum Kabupaten Sumenep bakal dimanjakan dengan kehadiran Pasar Minggu, yang akan diisi oleh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk berjualan dilokasi tertentu. Mulai hari Minggu (27/11) besok, Pemerintah Kabupaten Sumenep, akan membuka akses "Pasar Minggu", yang berlokasi sebelum museum setempat. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syaiful Bahri, M.Si menjelaskan, pihaknya telah memutuskan membuka akses Pasar Minggu, guna mendongkrak perekonomian para UKM. “Pasar Minggu itu, akan ditempatkan di sepanjang Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Kota Sumenep, tepatnya disebelah timur Taman Adipura, menuju museum dan Pendapa Agung Sumenep,”katanya. H. Syaiful mengungkapkan, Pasar Minggu ini hanya dibuka setiap hari minggu saja, karena sesuai hasil pantauan, bahwa setiap Minggu pagi lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi oleh warga, sehingga program "Pasar Minggu" itu adalah menjual produk pelaku UKM. “Kami akan mengatur lokasi Pasar Minggu tersebut dilewati oleh para wisatawan yang mengunjungi Museum maupun Pendapa Agung Sumenep. Makanya, kendaraan bermotor yang dinaiki para wisatawan diharuskan diparkir di sebelah barat Pasar Minggu,”terangnya. Untuk sementara, kata H. Syaiful, sudah ada 11 pelaku UKM yang siap berpartisipasi dalam program Pasar Minggu. “Pelaku UKM yang berpartisipasi dalam program "Pasar Minggu" harus membuat stand yang bisa dibongkar pasang atau tidak permanen. Sebab, waktu pelaksanaan Pasar Minggu itu, sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Ketika siang, lokasi tersebut harus bersih dari stand,”ungkapnya. H. Syaiful mengaku optimis, keberadaan Pasar Minggu mampu meningkatkan perekonomian di Sumenep. “Sesuai hasil koordinasi dengan pimpinan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, jumlah rata-rata pengunjung Pendapa Agung dan Museum Daerah sebanyak 250 orang pada setiap Minggu, berasal dari luar daerah, dengan menaiki bus. Kalau lagi ramai, kadang terdapat 15 bus yang mengangkut wisatawan untuk mengunjungi Pendapa Agung dan Museum Daerah Sumenep,”pungkasnya. ( Nita, Esha )