Sumenep-Infokom News Room : Agar pelaksanaan Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Tingkat Jawa Timur bisa memuaskan para Kafilah dan tamu lainnya dari luar Madura, akhirnya Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur berupaya melakukan persiapan seoptimal mungkin, baik itu sarana penginapan dan fasilitas lainnya. Bahkan karena pelaksanaan MTQ XXI itu merupakan yang pertama kali dalam sistem penilian yang menggunakan sistem terbuka, maka pelaksanaan MTQ XXI tersebut sebagai salah satu percontohan untuk pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional. Demikian ditegaskan Ketua Pelaksana Harian MTQ XXI, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si. Disamping persiapan fasilitas yang memadai, masing-masing penginapan Kafilah juga akan disediakan pelayanan kesehatan, dimana setiap penginapan akan disediakan 1 orang Dokter dan 4 orang perawat serta sedikitnya 5 orang petugas keamanan, Menurut H. Soengkono Sidik, untuk mempermudah komunikasi selama pelaksanaan MTQ, terpaksa pihaknya juga menyediakan telepon secara gratis, hanya saja telepon tersebut fungsinya untuk lokal saja. H. Soengkono Sidik menuturkan, untuk masing-masing Kabupaten, pihaknya juga menyediakan pemandu yang berasal dari Pondok Pesantren. Sementara itu, fasilitas yang akan digunakan sebagai tempat penginapan atau padepokan para Kafilah itu, yakni SMP Negeri I, SMP Negeri II, SMP Negeri III, SMA Negeri I, MAN, SDN Pajagalan I, SDN Pajagalan II, SMK Negeri I Sumenep dan Universitas Wiraraja (UNIJA) Sumenep. Sedangkan tempat perlombaan yang akan digelar pada MTQ XXI Jawa Timur tersebut, yaitu Masjid Agung Kota Sumenep, Masjid Abdurrahman, Masjid Nur Muhammad, Masjid Darus Salam dan Masjid Radiatus Salichin.( Yasik, Esha )